Beranda Hukum Kriminal Uday Laporkan Kasus Dugaan Korupsi Honor Pamdal dan OB DPRD Kota Serang...

Uday Laporkan Kasus Dugaan Korupsi Honor Pamdal dan OB DPRD Kota Serang ke Kejati Banten

433

SERANG.BCO.CO.ID – Koalisi Masyarakat Sipil Banten (KMSB) melaporkan Wakil Ketua II DPRD Kota Serang, RA bersama staf ahli DPRD, DS dan Direktur PT. MKM, SM, ke Pidsus Kejati Banten, Senin, 4 April 2022. Ketiganya dilaporkan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi terhadap honor para Pengamanan dan Pengendalian (Pamdal) dan Office Boy (OB) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Serang, APBD tahun 2020 dan 2021.

Koordinator Presidium KMSB, Uday Suhada menuturkan, pelaporan kasus tersebut ke Kejati Banten sebagai bentuk pembelaan terhadap pemotongan hak-hak para Pamdal dan OB di lingkungan Setwan Kota Serang “Bayangkan saja, keringat para pegawai kecil justru dihisap oleh oknum Wakil Ketua II DPRD, bersama Pemilik Perusahaan,” kata Uday.

Adapun modus operandinya, lanjut Uday, RA meminjam PT. MKM, perusahaan milik SM. Dimana setiap pencairan honor, RA menyuruh DS mencairkan uangnya ke Bank BJB. “Jadi kronologisnya, RA meminjam perusahaan SM. Dia yang mengendalikan pekerjaan keamanan dan kebersihan di lingkungan DPRD Kota Serang. Honor mereka dipangkas. Hak BPJS dan Tunjangan Hari Raya (THR) mereka juga tidak dibayarkan,” ucapnya.

Dari hasil penghitungan KMSB, masih kata Uday, potensi kerugian hak para Pamdal dan OB DPRD Kota Serang, ditaksir mencapai Rp. 973.126.871,85 (sembilan ratus tujuh puluh tiga juta seratus dua puluh enam ribu delapan ratus tujuh puluh satu koma delapan puluh lima rupiah).

“Itu akumulasi dua tahun APBD, yakni tahun 2020 dan tahun 2021. Tidak banyak kelihatannya, tapi itu keringat orang kecil. Kok tega wakil rakyat menghisap darah rakyat di depan matanya” kata Uday.

Uday mengaku sengaja membawa perkara itu ke Kejati Banten, dikarenakan laporan sebelumnya yang dilayangkan ke Krimsus Polda, tidak ada kejelasan.

“Kan banyak saluran untuk mengungkap kebenaran itu. Jadi laporan ALIPP pada Rabu, 8 Oktober 2021 yang lalu, tidak jelas tindak lanjutnya. Saya sebagai Pelapor belum pernah mendapat informasi, apakah perkara tersebut diSP3kan atau bagaimana. Makanya kami dari KMSB sepakat untuk membela hak-hak para pegawai kecil Pamdal dan OB di DPRD Kota Serang ini ke Pak Leo dan jajarannya di Kejati Banten”. tutup Uday yang merupakan Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP). []

RADIO BCO