Beranda Peristiwa Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Bojonegara, Ini Data dan Kronologisnya

Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Bojonegara, Ini Data dan Kronologisnya

4618

SERANG, BCO.CO.ID – Sebuah perahu kayu milik nelayan yang ditumpangi enam orang warga Kampung Ambaru, Desa Sumur Ranja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, terbalik di tengah laut di Perairan Bojonegara, tepatnya arah Pulau Panjang, siang tadi sekira pukul 12.00 WIB, Rabu 24 Maret 2021.

Beruntung, seluruh korban perahu terbalik yang masing-masing bernama Wadin Suharyo, Sampurno, Naseh, Suja’I, Suhemi, dan Wanda, warga Sumur Ranja itu bisa diselamatkan oleh orang yang sedang mancing.

Salah seorang pemancing bernama Aan Safian, warga Mancak yang ikut mengevakuasi keenam korban perahu terbalik itu mengatakan, sebelumnya ia bersama rekannya mendengar suara minta tolong yang berasal dari tengah laut. Kemudian, perahu yang ditumpanginya segera bergegas untuk mencari sumber suara dan melakukan pertolongan kepada para nelayan.

“Tiba-tiba ada suara jauh minta tolong. Kita samperin, ternyata perahu terbalik terus kita selamatkan. Kronologisnya saya tidak tahu, tapi saya tanya kejadiannya. Katanya ada angin kencang ombak campur ujan, tiba-tiba katir perahu itu patah terus terbalik,” ungkap Safian kepada BCO Media.

Terpisah, Humas Basarnas Banten Warsito mengungkapkan, sekira pukul 11.00 WIB perahu berangkat dari Kampung Ambaru menuju Perairan Pulau Pamujan. Namun setelah melakukan pelayaran sekira satu jam, perahu langsung dihantam gelombang hingga terbalik. “Pada posisi utara pulau panjang sayap kapal sebelah kiri patah, kemudian kapal langsung terbalik,” ujar Warsito.

Selanjutnya, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan cara naik ke punggung perahu yang terbalik sambil berteriak minta tolong dan berhasil diselamatkan oleh perahu lain yang sedang memancing. “Sudah dievakuasi mas, selamat semua. Diantar ke Pangkalan Pulo Kali,” tutup Sito. []