Beranda Bencana Alam Pemkot Serang Tetapkan Status Darurat Banjir Hingga 5 Maret, Waduk Sindangheula Diduga...

Pemkot Serang Tetapkan Status Darurat Banjir Hingga 5 Maret, Waduk Sindangheula Diduga Jebol

1988

SERANG.BCO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang menetapkan status tanggap darurat banjir di Ibu Kota Provinsi Banten. Hal tersebut, diputuskan Wali Kota Serang Syafrudin dalam surat nomor 36/Kep.104/Huk/2022 dan berlaku mulai 1 Maret hingga 5 Maret 2022.

“Kami rapat darurat tadi jam 4 sore, saya mengundang semua pihak OPD, Camat, untuk menetapkan status tanggap darurat banjir,” kata Syafrudin saat konferensi pers, di Diskominfo Kota Serang, Selasa 1 Maret 2022.

Syafrudin mengatakan, selain dikarenakan intensitas hujan yang tinggi, penyebab banjir di Kota Serang disebabkan oleh adanya pendangkalan di Sungai Cibanten. “Kita akan bersurat lagi ke Pemerintah Provinsi Banten, dan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (C3), untuk melakukan normalisasi kali Cibanten,” ungkapnya.

Menurutnya, normalisasi Sungai Cibanten sangat penting, dikarenakan indikasi penyebab banjir, juga disumbang kiriman air dari daerah lain yang mengalir ke Sungai Cibanten. “Ada beberapa daerah yang air sungainya mengalir ke Sungai Cibanten. Di antaranya dari Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang,” jelasnya.

Pihaknya menduga, faktor lain penyebab banjir di Kota Serang juga bisa disebabkan oleh adanya kemungkinan, Waduk Sindangheula sudah tidak bisa menampung debit air yang terlalu tinggi. “Ada kemungkinan (Waduk Sindagheula-red) jebol, sebab tidak pernah Kota Serang ini terjadi banjir seperti ini,” ucapnya. []

RADIO BCO