Beranda Pemerintahan Kang Nong Kabupaten Serang Dapat Tantangan

Kang Nong Kabupaten Serang Dapat Tantangan

592
Finalis Kang Nong 2020 saat mengikuti rapat reguler di kantor Disparpora Kabupaten Serang, rabu sore, 20 Januari 2021.
Finalis Kang Nong 2020 saat mengikuti rapat reguler di kantor Disparpora Kabupaten Serang, rabu sore, 20 Januari 2021.

SERANG, BCO.CO.ID – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Serang memberikan tantangan kepada para finalis Kang Nong 2020 untuk tetap aktif dan kreatif menjalankan tugasnya sebagai bagian dari ujuk tombak promotor pariwisata dan budaya daerah meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pemasaran dan Jasa Usaha Pariwisata pada Disparpora Kabupaten Serang Bagja Saputra, usai melakukan rapat koordinasi dengan para finalis Kang Nong Kabupaten Serang di kantor Disparpora setempat, Rabu sore 20 Januari 2020.

Menurut Bagja, dalam kondisi pandemi seperti ini, tidak mudah bagi Kang Nong untuk melaksanakan tugasnya. Maka dibutuhkan strategi khusus yang diyakini mampu dilakukan oleh para para duta tersebut.

“Walau bagaimana pun kondisinya, tahun 2021 ini, Kang Nong harus tetap menunjukkan kiprahnya sebagai duta wisata daerah. Kami yakin adik adik kita ini mampu tampil sebagai generasi millenial yang kreatif,” ujar Bagja.

Ada tiga hal utama yang menjadi tantangan, kata Bagja, bagaimana para finalis Kang Nong ini tetap mengenalkan produk unggulan Kabupaten Serang, menggelar event, dan membantu mempromosikan destinasi binaan.

“Produk unggulan, misalnya, Kabupaten Serang punya makanan khas, antara lain Bontot Domas. Bagaimana Kang Nong melakukan upaya mengenalkan dan mempromosikan Bontot Domas yang asli, sesuai era sekarang. Banyak di antara mereka (Kang Nong) merupakan selebgram dan itu sangat mungkin bisa,” katanya.

Dalam hal penyelenggaraan event perlu juga digelar secara kreatif dan tidak mengabaikan protokol kesehatan. Kemudian dalam hal mempromosikan destinasi wisata binaan, bisa berkoordinasi dengan sejumlah desa wisata di Kabupaten Serang agar pariwisata tetap bisa eksis.

“Perlu juga berkoordinasi dengan industri untuk menggali potensi wisata industri. Misalnya, bagaimana cara membuat kertas, kramik, dan lainnya, yang tentu saja memiliki daya tarik. Ini sebagai bentuk tantangan pembelajaran bagi temen temen Kang Nong,” pungkas Bagja. []