Beranda Infrastruktur Ironis, Belasan Tahun Jalan di Mancak Tak Tersentuh Pembangunan

Ironis, Belasan Tahun Jalan di Mancak Tak Tersentuh Pembangunan

2042

SERANG, BCO.CO.ID – Akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, rusak parah dan sudah belasan tahun belum mendapat perhatian pemerintah. Jalan rusak kewenangan Pemkab Serang ini menjadi akses utama masyarakat Desa Cikedung untuk mendistribusikan hasil pertanian ataupun akses pergerakan masyarakat sekitar.

Zaenal, salah seorang warga Kampung Bulakan, Desa Cikedung mengatakan, jalan sepanjang lebih dari tiga kilometer tersebut rusak parah dan kerap membuat pengguna jalan terutama pengendara motor terjatuh lantaran permukaan jalan yang licin ataupun dipenuhi lubang yang tak beraturan. “Ya begini keadaannya rusak parah, belasan tahun enggak diperbaiki. Jalan ini satu-satunya akses masyarakat untuk bepergian,” kata Zaenal kepada BCO Media, Selasa 23 Maret 2021.

Zaenal menyatakan, jika sedang turun hujan, jalan tersebut sangat berbahaya karena kondisinya yang sering membuat pengendara motor terjatuh. Apalagi, jalan ini bersebelahan dengan jurang. “Kalau yang jatuh mah udah enggak keitung bang, apalagi kalau hujan. Licin, kebanyakan ibu-ibu yang jatuh dari motornya,” jelas Zaenal.

Hal senada juga dikatakan Bunga Sofia Ratih, pegawai PT Permodalan Nasional Madani yang bertugas ke wilayah perkampungan tersebut. Bunga mengaku, sudah enam bulan ia bersama rekannya sering pulang pergi melalui jalanan rusak tersebut. “Lumayan ekstrem, ibaratnya kayak nganter nyawa. Kalau kesini seminggu sekali, kadang kalau abis ujan kayak gini suka nebeng sama warga,” ucap Bunga.

Masih kata Bunga, sebagai salah satu kampung dengan potensi pertanian yang cukup banyak. Seharusnya jalan di wilayah ini diperbaiki agar distribusi ataupun pergerakan ekonomi tak terhambat. “Harusnya itu jadi pusat perhatian pemerintah juga, masyarakat juga banyak ngeluh dengan kondisi ini,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak warga setempat yang memilih turun ketika hendak melewati salah satu tanjakan dengan kondisi jalan yang rusak. Mereka memilih berjalan karena untuk menghindari kecelakaan akibat jalan rusak ini.

Warga berharap, Pemkab Serang bisa segera memperbaiki akses utama penyambung desa itu agar aktivitas ekonomi ataupun yang lainnya bisa berjalan tanpa dibayangi rasa ketakutan karena jalan rusak parah tersebut. []