Beranda Bencana Alam Diguyur Hujan Semalaman, Tiga Desa di Kecamatan Waringinkurung Dilanda Banjir dan...

Diguyur Hujan Semalaman, Tiga Desa di Kecamatan Waringinkurung Dilanda Banjir dan Longsor

2328

SERANG.BCO.CO.ID – Hujan yang mengguyur pada Senin malam sampai dengan Hari Selasa, 1 Maret 2022  mengakibatkan bencana longsor dan banjir di tiga desa di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

Musibah banjir dan longsor itu terjadi sejak malam, setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kecamatan Waringinkurung.

Wilayah yang mengalami bencana longsor di antaranya Desa Cokop Sulanjana dan Desa yang dilanda banjir adalah Desa Sasahan dan Desa Binangun akibat meluapnya air Sungai Kilangan.

Yudi, salah satu warga menyampaikan, atas peristiwa itu jalan yang menghubungkan Desa Cokop Sulanjana dan Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung, terputus akibat longsor.

“Desa Cokop Sulanajana hujan besar  semalaman sampai saat ini, mengakibatkan longsor dan menutup  akses jalan Cokop Sulanjana dan Sasahan. Motor pun tidak bisa lewat, sampai menutupi badan jalan penghubung dari Desa Sekitar,” ucap Yudi.

Beruntung, lanjutnya, musibah itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa Muspika Kecamatan Waringinkurung bersama-sama bekerja bakti untuk membersihkan akibat longsor yang menutupi jalan tanpa memerlukan alat berat untuk membuang longsoran,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Waringinkurung AKP Engking Yudhiana memerintahkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar memonitor wilayah binaan masing-masing pasca hujan semalam.

“Apakah di tempat binaannya masih ada desa yang terdapat banjir dan longsor  kembali,” ujar Kapolsek.

“Mari kita berkerjasama dengan instansi terkait baik kepala desa di masing-masing Desa binaan setempat maupun Muspika Kecamatan Waringinkurung untuk menanggulangi dampak hujan selamalaman yang terjadi di Kecamatan Waringinkurung  yang menyebabkan banjir dan longsor. Alhamdulillah dari pantauan kami untuk banjir sudah surut dan jalan yang tertutup longsor sudah dapat dibuka kembali,” jelasnya. []

RADIO BCO