Beranda Cuaca BMKG: Waspada! Sebagian Banten Bakal Hujan Deras 3 Hari ke Depan

BMKG: Waspada! Sebagian Banten Bakal Hujan Deras 3 Hari ke Depan

898

SERANG, BCO.CO.ID – Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah Banten kembali merilis prakiraan cuaca yang bakal terjadi tiga hari kedepan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Serang, Tarjono mengatakan, potensi hujan deras disertai angin kencang dan petir yang akan terjadi selama tiga hari kedepan karena fenomena La Nina yang belum meluruh dan juga wilayah Indonesia berada pada puncak musim hujan pada bulan Januari hingga Februari 2021.

“Iya karena kita sedang berada di puncak musim hujan dan fenomena La Nina, La Nina kami prediksi meluruh pada April mendatang,” kata Tarjono, Rabu 20 Januari 2021.

Lebih lanjut, Tarjono mengatakan, ada beberapa daerah sedang dipantau oleh BMKG terkait kondisi cuaca dengan status waspada. Daerah tersebut berada di Banten Bagian Selatan (Pandeglang Bagian Selatan dan Lebak Selatan).

“Jadi memang ada beberapa daerah yang dipantau oleh BMKG untuk waspada, untuk wilayah Banten yang perlu diwaspadai adalah Banten Bagian Selatan seperti Lebak Selatan, kemudian Pandeglang Bagian Selatan,” jelasnya.

Ditanya soal prakiraan di wilayah perkotaan seperti Serang dan Cilegon, Tarjono mengungkapkan, untuk wilayah perkotaan sendiri BMKG rutin mengeluarkan Prakiraan Cuaca, dan warning peringatan dini yang bersifat himbauan dan prediksi sebelum hujan turun.

“Kalau yang wilayah perkotaan si lebih ke cenderung prakiraan harian, kemudian di-breakdown lagi warning peringatan dini satu jam sebelum hujan turun,” imbuhnya.

Tarjono melanjutkan, kondisi hujan deras yang disertai angin kencang itu disebabkan oleh pergerakan atau hembusan angin Monsun Asia atau hembusan dari daratan Asia yang cukup kuat dengan rata-rata bekisar di angka 20 knot.

“Bisa disertai dengan angin kencang, karena memang hembusan angin dari daratan Asia yaitu Monsun Asia cukup kuat, kisarannya 20 knot,” ucapnya.

Meskipun prediksi bakal terjadi hujan deras dan angin kencang, Tarjono menyatakan, bagi wilayah penyebrangan Merak Bakauheni masih terbilang cukup relatif aman karena ketinggian gelombang laut masih rendah.

“Untuk penyebrangan Merak Bakauheni terpantau masih relatif aman dengan ketinggian gelombang 0,5 – 1,25 meter,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengimbau, bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar rumah untuk senantiasa memperbarui informasi prakiraan cuaca dan tinggi gelombang yang diterbitkan oleh BMKG. []