Beranda Hukum Kriminal Belasan Tempat Dugem di JLS Disegel, Aep: Mereka Menyalahi Peraturan

Belasan Tempat Dugem di JLS Disegel, Aep: Mereka Menyalahi Peraturan

1526

SERANG, BCO.CO.ID – Belasan tempat hiburan malam (tempat dugem) di Kawasan Jalan Lingkar Selatan, yang masuk wilayah Kabupaten Serang, ditutup paksa petugas Satpol PP, Polisi, dan TNI dari Pemkab Serang, Senin 15 Februari 2021.

Penutupan dilakukan lantaran keberadaan tempat-tempat ini meresahkan masyarakat setempat. Selain itu, dari belasan THM yang disegel tersebut, petugas mendapati sejumlah tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin atau menyalahi izin yang diterbitkan pemerintah daerah setempat.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Aep Syaefullah mengatakan, penutupan THM tersebut sebelumnya sudah pernah dirapatkan bersama dengan masyarakat. Hasilnya dari kegiatan itu, petugas menutup 12 tempat hiburan malam dan menemukan sejumlah THM yang tidak memiliki izin atau menyalahi aturan.

“Dilaporan kita ada 11 apa 12 tempat hiburan yang tiga berizin. Izinnya rumah makan restoran, yang lainnya tidak berizin,” kata Aep Syaefullah, kepada awak media.

Dijelaskan Aep, meskipun memiliki izin operasional, tetapi THM itu menyalahi aturan perizinan lantaran menjual minuman keras dan menyediakan wanita penghibur dalam aktivitas usahanya. Padahal ucap Aep, pengelola THM sebelumnya telah menandatangani kesepakatan untuk tidak menyediakan minuman keras atau pun wanita penghibur.

“Kan mereka (pengelola THM-red) sudah menandatangani surat pernyataan tidak akan menjual miras dan menyediakan perempuan tapi pada pelaksanaannya mereka menyediakan miras dan perempuan pendamping,” jelasnya.

Selanjutnya setelah dilakukan penutupan paksa itu, Aep mendorong Pemkab Serang untuk berpatroli ke kawasan ini guna memantau ativitas yang ada di JLS tersebut. Sementara, pihaknya juga mengancam tak segan-segan menempuh jalur hukum apabila ada THM yang nekad beroperasi setelah kegiatan tersebut.

“Walaupun ada yang memang masih ngotot buka ya kita tindak lanjutnya mungkin akan lebih dari ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, penutupan THM yang berada di Kawasan Jalan Lingkar Selatan sebelumnya sudah sempat dilakukan Pemkab Serang, namun tak berselang lama, aktivitas di tempat ini kembali beroperasi. Sejumlah THM yang sempat disegel itu pun membuka paksa segel yang dipasang petugas dan memancing reaksi masyarakat setempat karena ulahnya yang tidak menaati aturan. []